Bupati Rakor Vidcon Dengan Forkopimcam, Kepala Puskesmas, Bidan Desa Se-Kabupeten Bener Meriah

06-08-2020 16:36:21

REDELONG (KOMINFO) : Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi menggelar Rakor terkait progres percepatan penanganan Covid-19 dengan seluruh Camat, Reje Kampung, Kepala Puskesmas dan Bidan Desa se Kabupaten Bener Meriah melalui Video Conference di Media Center Kabupaten setempat, Kamis (06-08-2020)

Turut hadir dalam Rakor melalui Vidcon tersebut Asisten Perekonomi dan Pembangunan, Asisten Admistrasi Umum Setdakab Bener Meriah, Kadis Koprasi, Kadis Pendidikan, Kadis Pendidikan Dayah, Kalak BPBD, Sekretaris Dinas Kesehatan, perwakilan Dinas Pertanian, perwakilan Dinas Perdagangan, perwakilan RSUD Muyang Kute, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah.

Dalam rakor tersebut kata Riswandika Putra, S.STP, M.AP selaku Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, bupati meminta seluruh stakeholder pemerintah harus memiliki satu persepsi, satu gerak dalam melakukan penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah, sehingga tidak ada kesimpang siuran data dan cara penanganan Covid-19 lebih terorganisasi.

Lebih jauh dikatakan Riswandika, Bupati juga menyampaikan, hasil test SWAB yang akan keluar dalam beberapa waktu kedepan nantinya berpengaruh kepada kebijakan lanjutan terhadap penanganan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah.

“Bapak bupati berpesan kepada seluruh tim, baik itu gugus tugas, pihak kecamatan, reje kampung, tenaga kesehatan, melakukan pendatan secara persuasif, terhadap warga yang diduga kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif, sehingga test SWAB dapat dilaksanakan kepada kontak erat secara cepat. Bapak bupati juga meminta agar tim penaganan Covid-19 dapat menyampaikan data secara akurat, dan jangan ada data yang disembunyikan atau ditutup-tutupi, sehingga wabah ini tidak menjadi bom waktu, yang akhirnya membuat kita menjadi kewalahan untuk menghadapi dan menanganinya,”terang Riswandika.

Disisi lain ucap Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, bupati juga mengatakan, jika kasus Covid-19 di Bener Meriah kembali menunjukan peningkatan yang signifikan berdasarkan hasil SWAB yang akan keluar dalam beberapa hari kedepan maka Pemerintah Kabupaten Bener Meriah akan mengambil tindakan yang tegas dan strategis, dengan melakukan pembatasan-pembatasan, baik itu keramaian, dan pembatasan aktivitas kegiatan lainnya yang berpotensi menularkan Covid-19.

Terkait pelayanan kesehatan, bupati menyampaikan, saat ini ada 15 Tenaga Medis yang sebagian besar merupakan pegawai  Rumah Sakit Muyang Kute terkonfirmasi positif Covid-19 maka pelayanan kesehatan darurat dialihkan pada sejumlah puskesmas yang telah ditetapkan. Setelah nantinya hasil SWAB tenaga kesehatan RSUD Muyang Kute keluar dan hasilnya menggembirakan bagi kita, RSU  Muyang Kute akan disterilsasikan dan difungsikan kembali.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah itu menambahkan, kegiatan Rakor evaluasi melalui Video Conference akan sering dilakukan, ”untuk kecamatan dan instansi terkait agar bisa mempersiapkan peralatan yang memadai sebelum kegiatan Vidcon berlangsung, sehingga kegaiatan berjalan dengan lancar dan baik,”demikian Riswandika Putra, S.STP, M.AP(**)

Facebook Fans Page
Last Article